Sementara itu, Herman (40) orang tua DA mengaku pasca operasi baru satu kali perwakilan RSUD Bari yang menemuinya di RSMH Palembang.
“Saya tidak ada saat itu cuma ada istri saya, belum ada omongan lebih, katanya besuk dan bilang ke istri saya ini kan cuma kesalahan medis,”ungkapnya.
Diakui Herman kondisi terkini anaknya masih terbaring dalam keadaan kritis tapi masih bisa merespon dan tanggap.
“Kondisinya memang kurang gizi lantaran puasa cuma makan dari cairan infus berminggu-minggu, Sekarang sudah tidak bisa ditemui karena sudah dirawat diruangan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) RSMH Palembang,” jelasnya.
Ia pun berharap anaknya kembali pulih dan sehat sedia kala dan pihak yang melakukan operasi terhadap anak saya harus bertanggung jawab.(pfz)







