Penghijaun di Komplek Ponpes Mina Wujud Kepedulian Lingkungan Berbasis Eko Teologi

Palembang, Poskita.id — Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan lembaga pendidikan keagamaan.

Hal itu terlihat dalam kegiatan penghijauan yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Mina, Sugiwaras, Talang Jambe, Kota Palembang, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) II/Sriwijaya Brigadir Jenderal TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., M.M., dengan melakukan penanaman pohon di lingkungan pondok pesantren.

Pengasuh Ponpes Mina Sugiwaras Talang Jambe Dr. Abdul Malik Syafei, MH menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon yang dilaksanakan di lingkungan pesantren merupakan implementasi dari konsep eko teologi, yakni upaya merawat alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia kepada Sang Pencipta.

“Gerakan penghijauan ini merupakan bentuk nyata penerapan eko teologi. Kami ingin menanamkan kepada para santri bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan amanah yang harus dijalankan oleh setiap manusia,” ujarnya.

Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter santri yang peduli terhadap kelestarian alam.

Melalui kegiatan penghijauan tersebut, para santri diharapkan memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang mengajarkan keseimbangan antara manusia dan alam.

Ia menambahkan, penanaman pohon di kawasan Ponpes Mina menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan pesantren yang lebih hijau, sejuk, dan nyaman sebagai tempat belajar para santri.

Sementara itu, Kasdam II/Sriwijaya Brigadir Jenderal TNI Iwan Ma’ruf Zainudin mengatakan kegiatan penghijauan memiliki manfaat jangka panjang yang tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi mendatang.

“Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi para santri maupun masyarakat sekitar. Kegiatan ini bukan sekadar penghijauan, tetapi juga investasi lingkungan untuk masa depan,” katanya

Ia menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Kasdam juga mengajak seluruh santri untuk ikut merawat pohon yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberhasilan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga perawatan yang dilakukan setelahnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan penanaman pohon merupakan simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Penanaman pohon adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Dengan semakin banyak pohon yang ditanam, kualitas udara akan semakin baik, lingkungan menjadi lebih asri, dan masyarakat akan merasakan manfaatnya di masa depan,” ujar Ratu Dewa.

Menurutnya, gerakan penghijauan perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan seperti pondok pesantren. Sebab, pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda melalui pendidikan karakter.

Ratu Dewa mengapresiasi Ponpes Mina yang telah menginisiasi gerakan penghijauan berbasis nilai-nilai keagamaan. Ia berharap konsep eko teologi yang diterapkan di pondok pesantren dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Kota Palembang.

“Kami sangat mengapresiasi Ponpes Mina yang tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan. Nilai-nilai seperti ini perlu terus dikembangkan agar lahir generasi yang memiliki kepedulian terhadap alam,” katanya.

Diketahui, kunjungan tersebut juga monitoring sasaran TMMD 129 Kodim 0418/Palembang di Talang Jambe, salah satu sasarannya pembuatan sumur bor dan MCK di sekitar Ponpes Mina (pfz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *