oleh

Petugas Gabungan Bantu Pemkab Mengamankan Pembersihan Lokasi Yang Akan di Jadikan Islamic Center Batang

Batang, Poskita.id – Sejumlah petugas gabungan dari Kodim 0736/Batang, Polres dan Satpol- PP melakukan pengamanan pada pembersihan lokasi yang akan dijadikan Islamic Center Batang (ICB) di Dukuh Petamanan, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Kamis (18/3).

Dengan menurunkan beberapa eskavator, kegiatan tersebut telah disosialisasikan tiga hari sebelumnya, agar warga setempat mengosongkan lokasi tersebut.

“Hari ini warga sudah secara pribadi mengosongkan lokasi tersebut, bahkan ada yang berinisiatif membongkar bangunan sendiri. Kalau ada alat berat di sini hanya untuk meratakan sebagian kecil saja yang belum sempat,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Batang, Murdiyono.

Ia menegaskan, yang terpenting dari kegiatan hari ini diupayakan semua bangunan sudah tidak berpenghuni.

“Ada 51 warga yang belum mengambil uang kompetensi,” terangnya.

Dijelaskannya, jumlah nominal uang kompensasi bangunan sangat bervariasi tergantung luasnya antara  Rp2 juta – Rp3 juta.

Kepala Dinas PUPR Batang, Nursito mengatakan, untuk pembangunan ICB saat ini sedang dalam proses lelang dan diperkirakan pertengah April mendatang sudah diketahui pemenangnya.

“Nantinya pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap, dan ditentukan mana saja yang bisa didahulukan. Target pembangunan akan dimulai awal bulan Juni, insya Allah kita punya waktu 6 bulan untuk pengerjaan tahap pertama,” katanya.

Ia menerangkan, pada tahap pertama pengerjaan telah dianggarkan sebesar Rp14 miliar, sedangkan untuk pembangunan di tahap kedua dianggarkan Rp26 miliar.

“Pembangunan Islamic Center Batang ini akan mencakup beberapa obyek bangunan. Kita belum tahu persis mana saja yang akan dibangun, tapi kami akan mengutamakan pembangunan miniatur Ka’bah sebagai media manasik haji,” tegasnya.

Sementara itu Danramil 13/Banyuputih Kapten Arm Rasmono saat dilokasi mengatakan, ”kami disini bertugas membantu Pemkab untuk melakukan pengamanan lokasi pembongkaran bangunan, karena untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan warga yang belum menerima kalau rumahnya di bongkar,” ungkapnya

Pengamanan ini juga melibatkan banyak unsur seperti dari Kepolisian, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan. Semua bertugas hanya mengamankan warga yang mungkin akan melakukan hal-hal yang bersifat melakukan perlawanan terhadap petugas pembongkaran.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu warga, Yuli menuturkan, untuk pembersihan bangunan sudah ada pemberitahuan tiga hari sebelumnya, tapi tetap saja warga harus mempersiapkan semua.

“Ya persiapan tetap warga kalang kabut semua karena sudah kecapekan. Saya saja rumahnya baru hari ini dirobohkan,” terangnya.

Ia mengatakan, ada sebagian warga yang telah mengambil uang kompensasi, namun masih cukup banyak pula yang belum mengambil. (red)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya