oleh

Pimpinan Ponpes Nurussalam Aceh Tutup Usia

Aceh, PosKita.id –  Pimpinan Pondok Pesantren Nurussalam, Desa Alue Penawa Kecamatan Bahbarot Abdya, Senin (8/3).

Informasi meninggalnya seorang ulama yang cukup dikenal di Aceh barat daya ini membawa kesedihan untuk masyarakat desa sekitar. Mereka berbondong bondong datang ke pesantren tersebut yang juga merupakan tempat tinggal almarhum abu Azmi beserta keluarga.

Keuchik (kepala desa) Alue Peunawa, Bahagia saat dihubungi via ponsel menjelaskan bahwa almarhum Abu Azmi meninggal dunia baru diketahui oleh anaknya, Teungku Musa. Menurut Musa, saat dirinya membangunkan almarhum untuk sholat shubuh, namun almarhum tidak bangun juga, menurut dugaan almarhum sudah meninggal dunia.

“Beliau almarhum abu Azmi tidak ada riwayat sakit sama sekali, diketahui sudah meninggal dunia ketika anak almarhum Teungku Musa membangunkan beliau untuk sholat subuh” kata Bahagia.

Dia menjelaskan juga bahwa saat ini istri almarhum Abu Azmi lah yang sakit dan sempat dirawat di Rumah Sakit Teungku Pekan (RSUTP) Aceh Barat Daya, sementara almarhum tidak pernah sakit sama sekali.

Berita meninggalnya Abu Azmi langsung heboh di tengah masyarakat, almarhum dikenal sangat ramah dan baik ditengah tengah jamaahnya dan masyarakat sekitar.

Para santri dan santriwati yang belajar dipondok pesantren Nurussalam sangat kehilangan seorang guru yang selama ini banyak mengajar ilmu agama kepada mereka.

“Allah SWT rupanya lebih sayang kepada abu dari pada kami, terima kasih abu yang sudah membimbing kami selama ini” kata Ardi salah seorang santri di pondok pesantren Nurussalam. (Yas)

Sertifikat Dewan Pers

Komentar

Berita Terbaru Lainnya