Aceh, PosKita – Pemerintah Aceh kembali memulangkan 5 nelayan asal Aceh dari India, Jumat (12/2). Sebanyak 28 asal Aceh diinformasikan terdampar di kepulauan andaman lautan India, pihak otoritas India menemukan para nelayan tersebut sudah melaggar batas laut milik negara mereka, alhasil 28 nelayan tersebut ditahan di India untuk diperiksa lebih lanjut.
Sebanyak 23 nelayan sudah dipulangkan terlebih dahulu oleh pemerintah Aceh pada bulan Februari (3/2) lalu, sementara sisa dari 5 lagi dinyatakan positif Corona dan dirawat di India hingga pulih.
Kepulangan lima nelayan tersebut dijamu langsung oleh Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah, A.Ks, M.Si di ruang kerjanya bersama Pejabat Eselon III, dan IV. Turut hadir Sekretaris Panglima Laot Miftah Cut Adek, perwakilan PSDKP Aceh, dan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh.
Devi Riansyah saat diwawancarai wartawan mengatakan, kelima nelayan ini dipulangkan terpisah dari 23 nelayan sebelumnya karena sempat terindikasi Covid-19, sehingga harus dikarantina dulu di Jakarta. Setelah diperoleh hasil negatif, hari ini kelima nelayan ini dipulangkan ke Aceh.
“Ini sudah kita pulangkan ke Aceh, dan Alhamdulillah sudah sampai ke Dinas Sosial Aceh, hari ini juga akan kita pulangkan segera kampung halaman masing-masing,” kata Devi Riansyah.
Devi menjelaskan, biaya pemulangan ini sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Luar Negeri, dan akhirnya Dinas Sosial Aceh.
Pemulangan ini, kata Devi tidak dipungut biaya satu rupiah pun kepada yang bersangkutan, hal ini disampaikan untuk mengklarifikasi jika ada isu yang mengatakan bahwa pemulangan ini ditanggung oleh masing-masing.
“Pemerintah Aceh sangat konsen dalam pemulangan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Karena kami yakin saudara-saudara kita ini tidak sengaja melewati batas perairan hingga terdampar ke India.” Kata Devi.
Oleh karena itu, Devi Riansyah mengaku sangat senang karena para nelayan ini pulang dalam keadaan sehat-sehat saja. Namun, Devi mengingatkan kepada lima nelayan tersebut agar kejadian ini menjadi pelajaran agar kedepan tidak kembali terulang.
“Kami Pemerintah Aceh atas nama Pak Gubernur Aceh mengucapkan selamat datang ke Aceh, selamat bertemu keluarga kembali, mudah-mudahan ini menjadi pelajaran yang berharga,” kata Devi.







