Ribuan Pendukung Berkumpul di Tulungagung, Anies: Nak, Orang Tuamu Bagian dari yang Membuat Perubahan di Negeri ini

Tulungagung, Poskita.id – Ribuan pendukung berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Lembu Peteng, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, untuk mendengarkan orasi politik dari Anies Baswedan pada Jumat, 9 Februari 2024.

Dalam kampanye akbar bertajuk “Anies Sapa Mataraman,” Anies menegaskan bahwa pendukungnya bukanlah orang yang datang karena bayaran. Mereka adalah para pejuang perubahan yang menjaga kehormatan mereka.

“Yang berada di tempat yang panas ini kita menyaksikan bukan karena bayaran. Ini bukan orang-orang yang harga dirinya bisa di perjualbelikan. Ini orang-orang yang menjaga kehormatannya, dan yang hadir di sini adalah Pejuang Perubahan,” ujarnya.

Anies mempersilakan ribuan pendukungnya merekam orasinya sebagai bukti komitmen mereka untuk perubahan. Beliau juga menyoroti ketidakadilan dan ketimpangan yang masih ada di Indonesia, dan menyerukan agar semua bergabung dalam usaha untuk menciptakan negara yang adil dan makmur untuk semua.

“Kita menyaksikan harga beras sangat tinggi sementara petani menjual gabah dengan harga sangat amat murah. Nelayan kesulitan dapat solar sementara harga ikannya sangat murah. Pendidikan dan kesehatan harga mahal, lapangan pekerjaan yang sulit. Dan itu semua harus diubah dan kesempatan melakukan perubahan adalah pada tanggal Rabu, 14 Februari 2024,” tambahnya.

Anies Baswedan: Catatan Buat Anak Cucu Kita Nanti

Dalam orasinya yang penuh semangat, Anies mengajak para pendukungnya untuk terus berjuang hingga tanggal 14 Februari, hari pemilihan.

“Dengarkan semuanya dan gunakan rekaman itu sebagai catatan sebagai bukti suatu saat nanti di berikan umur panjang. Ibu dan bapak yang hadir saat ini, jelas Anies bisa menunjukkan rekaman kepada anak cucu,” jelas Anies

“Nak, dulu saat Indonesia di persimpangan jalan orang tuamu bukan bagian menonton dan berpangku tangan di rumah. Orang tuamu itu memasang poster, orang tuamu mengajak orang memilih. Orang tuamu hadir dalam rapat-rapat akbar. Dan orang tuamu bagian dari orang yang membuat perubahan di negeri ini,” terangnya.

“Rekaman ini menjadi bukti, bahwa ibu dan bapak bukan sekedar penonton tapi Pejuang Perubahan. Meneruskan perjuangan orang tua kita dulu, sekaligus menjadi catatan buat anak cucu kita nanti. Bahwa menjadikan adil makmur tidak bisa otomatis tapi itu harus di perjuangkan oleh semuanya,” sambungnya.

“Dan, yang hadir saat ini adalah pribadi-pribadi yang hebat, yang di terik matahari tidak meleleh semangatnya, yang di terik matahari justru membara semangat juangnya. Kirimkan pesan ini kepada teman-teman semua kepada tetangga, saudara. Sampaikan kepada semuanya bilamana inginkan Indonesia yang Adil Makmur maka pada 14 Februari pilih nomor 01,” katanya menambahkan. (Hans)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *