SKK Migas Dukung Field Trial   Injeksi Chemical di Lapangan Meruap

Dorong Peningkatan Produksi

Berita, Ekonomi, News123 Dilihat

“Pelaksanaan field trial ini menjadi secercah harapan untuk implementasi injeksi chemical dan extended stimulation (ES) yang lebih masif di lapangan-lapangan mature di Indonesia,”, jelasnya.

Hal ini menegaskan bahwa proyek FT Injeksi Chemical ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan produksi dari lapangan eksisting, mengurangi ketergantungan terhadap eksplorasi berisiko tinggi, serta menjaga keberlanjutan produksi minyak nasional di tengah dinamika energi global.

Djoko juga mengingatkan agar semua tim yang bekerja pada seluruh kegiatan Injeksi Chemical dapat melaksanakan tugas dengan menjunjung tinggi prinsip Health, Safety, and Environment.

”Keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap regulasi adalah prioritas yang tidak dapat ditawar,” pungkasnya.

Lapangan Meruap merupakan lapangan PT Pertamina EP yang di kerjasamakan dengan BWP Meruap dengan skema Kerja Sama Operasi (KSO) telah dimulai sejak Juli 2014, dengan produksi puncak mencapai sekitar 5.000 barel minyak per hari (BOPD) pada tahap produksi primer dan sekitar 2.500 BOPD pada tahap sekunder.

Penerapan field trial injeksi chemical pertama di wilayah KSO ini diharapkan dapat meningkatkan perolehan hidrokarbon yang dapat diproduksikan secara ekonomis hingga sekitar ±16% melalui 16 sumur, yang terdiri dari 3 sumur injeksi dan 13 sumur produksi.

Selain itu, kegiatan ini juga ditargetkan dapat memberikan tambahan cadangan sekitar 50 ribu barel volume minyak serta menghasilkan produksi incremental menjadi 280 BOPD, atau meningkat sebesar 50% dari baseline produksi untuk ketiga pattern tersebut. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *