Gerakan Sumsel Mandiri Pangan 2025: Dari Desa, Panti, hingga Kantor

Berita, Ekonomi807 Dilihat

Selanjutnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono menyampaikan GSMP merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi di Sumsel yang secara historis disumbang oleh komoditas pangan, termasuk bawang merah dan cabai.

Program GSMP Menyala yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan PKK Provinsi Sumatera Selatan menyasar 1.530 rumah tangga se-Sumatera Selatan untuk dapat menanam cabai di pekarangan sekitar serta bawang merah pada lahan yang belum teroptimalisasi.

Dalam pelaksanaan GSMP 2025, Bank Indonesia turut berperan aktif, melalui bantuan budidaya cabai dan bawang merah, fasilitasi capacity building di 4 (empat) zona, hingga pelaksanaan perlombaan supaya bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

​Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Ir Ruzuan Effendi menambahkan dalam laporannya bahwa selain GSMP Menyala, pada tahun 2025 juga terdapat Program GSMP Goes to Panti Sosial dan GSMP Goes to Office. Dalam GSMP Goes to Panti Sosial, Pemerintah Provinsi berkolaborasi dengan BUMN dan perusahaan mendukung kemandirian panti sosial melalui dukungan budidaya tanaman pangan dan buah, ikan, hingga ternak ayam.

Ada pun GSMP Goes to Office merupakan serangkaian perlombaan budidaya tanaman pangan yang diselenggarakan antar Organisasi Perangkat Daerah dalam lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

GSMP 2025 merupakan aksi nyata sinergi berbagai pihak dalam menggerakkan masyarakat untuk menjadi produsen pangan mandiri, sekaligus berkontribusi dalam pengendalian inflasi dari sisi pasokan. Dengan pendekatan ini, kegiatan ini diharapkan mendorong terciptanya ekosistem pangan lokal yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan. (FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *