Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Guru Ngaji di Banyuasin, Korban Dipukul Pakai Besi dan Ditusuk Hingga Usus Terburai 

Egi menyampaikan kepada saudaranya Yudi dan Heru kalau dirinya masih dendam kepada korban dan rekan-rekannya sehingga Egi mengajak Yudi dan Heru untuk mencari korban. Lalu Egi, Yudi, dan Heru menggunakan sepeda motor mencari korban ke Perum Griya Banyuasin.

Korban yang saat itu sedang duduk-duduk, dan para pelaku langsung turun dari motornya. Tersangka Yudi langsung mendekati dan menusukkan pisau yang dipegangnya ke arah tubuh korban yang mengenai bagian dada depan dan samping, namun korban berhasil menyelamatkan diri.

Heru dan Egi terus mengejar korban. Dan sesaat korban sedang berlari pelaku Heru memukul kepala korban menggunakan pipa besi yang menyebabkan korban terjatuh. Egi langsung menusukkan pisau yang dipegangnya ke arah tubuh korban.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan dalam rekonstruksi ini sebanyak 22 adegan. Rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkaranya sebelum dilimpahkan ke penuntut umum.

“Korban dihabisi dalam adegan keempat oleh para pelaku ditusuk dengan pisau dibagian perut sebelum ditusuk salah satu memukul korban dengan sebatang besi,”katanya.

Dikatakan Agus, dalam rekonstruksi sudah berkesesuain dengan fakta dan keterangan saksi saksi yang mengetahui kejadian. “Proses rekonstruksi sudah sesuai dengan fakta fakta kejadian dan keterangan para saksi,”jelasnya.

Untuk ketiga pelaku dijerat dengan Pasal sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP dan atau 170 ayat (2) Ke-3 KUHP.(pfz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *